Cinta itu lucu.
Dulu gue menggantungkan harapan padamu, meskipun gue tahu akhirnya nggak akan jadi apa-apa. Tapi herannya gue udah seneng aja gitu punya sesuatu yang bisa gue harapkan. Dan setiap malam gue menunggu, setiap janji yang lo ucapkan juga selalu gue tunggu.
Dan saat itu gue berusaha menyingkirkan hati dan berpikir logis. Kalau aja lo tahu betapa strugglenya gue saat itu..............
gue galau. banget.
Karena semua orang di sekitar gue begitu berharga dan gue gamau meninggalkan mereka.
Gue trauma dengan kehilangan. And you're one of the few people who knows about this.
.
.
.
Dan akhirnya, lo benar-benar pergi.
Dan lo penuhi janji lo, tapi dengan yang lain.
.
.
.
Ha-ha-ha sakit ya.
Tentang Pelangi
Tentang Cinta, Hidup, dan Impian
Wednesday, March 22, 2017
Saturday, September 24, 2016
Monday, September 12, 2016
#4
Sekarang atau nanti
memang akan berakhir
tapi bolehkah aku berharap
meski hanya sesaat
meski hanya sebentar
supaya jam tak bergerak
supaya hari tak berlalu
supaya tahun tak menunggu
memang akan berakhir
tapi bolehkah aku berharap
meski hanya sesaat
meski hanya sebentar
supaya jam tak bergerak
supaya hari tak berlalu
supaya tahun tak menunggu
#3
Tahu kah kamu, aku menunggumu?
Semua kata-katamu
menarik harapku
Dan kau sudah hilang
pergi
begitu saja.
Mana senyummu
Mana sapamu
Aku rindu candamu
aku rindu suaramu
tapi apa daya
aku pun sudah hilang
iya kan?
Tuesday, August 9, 2016
Monday, August 8, 2016
#2
Tahun ini adalah tahun ketiga ibu saya berpulang ke rumah Bapa.
Bulan Oktober nanti, lebih tepatnya.
Saya ingat betapa cueknya saya satu bulan sebelum ibu saya pergi.
In one of my busiest time.
Yang bahkan buat menelfon rumah and say hi aja nggak bisa.
Yang bahkan saya nggak tahu bahwa ibu sudah selemah itu.
Yang bahkan untuk bangun dan memegang handphone saja tak mampu.
I remember waking up in the early morning, greeted with such a news.
Entah mengapa, I've expected that news to come to my door anytime soon.
I didn't cry the second I heard the news.
I couldn't talk.
I couldn't move, either.
Reality hit me hard.
Mereka bilang, rasa sedih terbesar adalah ketika kamu tak sanggup lagi menangis.
I proved it.
I wore the "I'm a strong girl" throughout the day.
And the next day.
And I cried my heart out the second they about to close the coffin.
Realized, that is the last time I would see her face. Ever.
For all of you who lived far away from home,
call your family now.
They miss you, but afraid you're too busy to answer the phone.
They expect you to call.
Bulan Oktober nanti, lebih tepatnya.
Saya ingat betapa cueknya saya satu bulan sebelum ibu saya pergi.
In one of my busiest time.
Yang bahkan buat menelfon rumah and say hi aja nggak bisa.
Yang bahkan saya nggak tahu bahwa ibu sudah selemah itu.
Yang bahkan untuk bangun dan memegang handphone saja tak mampu.
I remember waking up in the early morning, greeted with such a news.
Entah mengapa, I've expected that news to come to my door anytime soon.
I didn't cry the second I heard the news.
I couldn't talk.
I couldn't move, either.
Reality hit me hard.
Mereka bilang, rasa sedih terbesar adalah ketika kamu tak sanggup lagi menangis.
I proved it.
I wore the "I'm a strong girl" throughout the day.
And the next day.
And I cried my heart out the second they about to close the coffin.
Realized, that is the last time I would see her face. Ever.
For all of you who lived far away from home,
call your family now.
They miss you, but afraid you're too busy to answer the phone.
They expect you to call.
Friday, July 29, 2016
Satu
Lagu yang kau berikan padaku
Terus bermain dalam playlistku
Bagaimana kamu bisa terus diam dalam pikiranku seperti itu?
You make my whole world feels so right
When it's wrong
Cause I know you are the one
Thats how I know you are the one
The One - Kodaline
Terus bermain dalam playlistku
Bagaimana kamu bisa terus diam dalam pikiranku seperti itu?
You make my whole world feels so right
When it's wrong
Cause I know you are the one
Thats how I know you are the one
The One - Kodaline
Subscribe to:
Posts (Atom)